Ini pertanyaan jujur dari hampir semua karyawan di Indonesia.
Waktu masih kerja, rasanya aman. Kalau sakit, kantor yang tanggung. Iuran BPJS sebagian besar dibayarin kantor. Ada uang cuti juga.
Tapi pernah kepikiran nggak: nanti setelah pensiun, siapa yang nanggung?
Banyak yang baru sadar belakangan: masa pensiun itu panjang. Bisa 20 tahun lebih hidup tanpa gaji.
Belum tentu. Kebutuhan di atas bisa dijawab dengan satu perlindungan yang menjaga tiga hal sekaligus, tiga hal yang paling bikin khawatir saat pensiun:
Proteksinya tidak ikut berhenti saat kamu keluar dari kantor, tapi lanjut sampai tua. Jadi tidak was-was saat perlindungan dari kantor putus.
Bukan cuma proteksi saat sakit. Ada nilai tunai yang bisa jadi bekal hidup saat sudah tidak gajian lagi.
Untuk yang memilih syariah, perlindungannya bisa jadi bekal warisan untuk keluarga, dan hati tetap tenang secara ibadah.
Sampai usia berapa perlindungannya berlaku dan berapa nilai tunainya, tergantung produk dan plan yang kamu pilih. Itu yang perlu dihitung dari awal.
Selagi masih produktif, kunci perlindungan untuk masa pensiun dari sekarang. Selagi masih sehat dan BPJS masih dibayarin kantor, siapkan payung sendiri.
Kalau kamu karyawan usia 25–45 tahun, sekarang waktu paling murah dan paling mudah untuk mulai. Makin muda dan makin sehat, preminya makin ringan.
“Pensiun itu bukan akhir dari hidup, tapi awal dari hidup tanpa gaji.”
Jangan tunggu setahun sebelum pensiun baru panik.
Kami bisa bantu hitung berapa idealnya perlindungan ini untuk gajimu sekarang. Klik tombol di bawah, pesan SATU PERLINDUNGAN sudah otomatis terisi.
Ceritakan usia dan gajimu sekarang, kami bantu hitung perlindungan yang pas untuk masa pensiunmu.
